Monday, February 24, 2020

Lanjutan Novel Ain & Ney_Kisah Cinta yang terlarang



Aku menyadari jiwaku yang kosong ini tak lagi sendiri, ia telah hadir menemani kekosongan yang hampa dalam diriku. Waktu menunjukkan pukul jam satu malam, tak sadar aku bahwa malam sudah jauh. Dan aku masih tetap terpaku di tempat dudukku menemani ia bermain dengan meyibakan senyum indah yang ia tebarkan dilarutnya malam, membuat aku terbuai dalam lamunan panjang. Kuraih sebatang rokok untuk mengusir pikiran yang mengusikku menjadi sebuah dilema dalam hidup. Ketika aku ingin meraih sebatang rokok dari meja yang tepat berada di sampingku. Kini telah hilang lenyap, entah kemana perginya. Aku tersenyum melihat dadu scrabel yang berbaris. Membuat sebuah kata yang tertulis di atas meja, sebagai ganti rokokku yang telah hilang.
Tidur, Apaney. Besok  ke Amain. Ia mengingatkan dan mengetahui bahwa aku gelisah. Ia memperhatikan meskipun sedang asyik bermain bersama teman-temannya. Dan melihatku telah menghabiskan beberapa batang rokok, yang terkumpul bersatu dengan abu di dalam asbak. Diantara anak-anak lain yang seusia dirinya dan pernah dekat manja denganku, harus kuakui bahwa Keyzalah yang paling menyebalkan. Kali ini aku tidak memarahinya telah menyembunyikan barang kesayanganku. Sebagai teman sepi pengusir jenuh dalam hariku.
Aku teringat akan perkataan mang Udin, kepadaku. Apapun yang terjadi didalam hidup kamu, Ney. Kamu harus menghadapi semuanya dengan tegar dan jangan cengeng. Karena semua kesempatan datang ketika kamu siap. Satu hal yang harus kamu ingat.  Jangan pernah kamu melihat hasil atas apa yang telah semua kamu lakukan. Tapi lihatlah proses yang telah kamu jalani dalam hidupmu, sebab sekarang kamu berada di dalam sekolah kehidupan dan kamu berada di dalam kelas penderitaan. Suatu hari nanti kamu akan mendapatkan hadiah besar dari Sang Pemilik Jagat Raya ini Yaitu: Piala kehidupan yang akan kamu terima. karena CCTV Surga Tidak Pernah Mati Lampu.
Aku bangkit dari tempat dudukku yang sudah memaku diriku sepanjang malam. Menunggu mentari pagi yang akan merubah hidupku. Dan merapikan semua barang-barang yang ada di atas meja depan teras kamarku. Aku membiarkan ia masih asyik bermain. Sebelum aku berlalu pergi untuk merebahkan tubuh dan beristirahat, aku terjongkok di depan pintu kamar. Sambil memperhatikan ia bermain, dan memangku wajahku dengan kedua tangan sebagai sandaran harapan yang tak sekalipun terlintas dalam benak. Segera ia meninggalkan temannya menghampiriku. Dan memberikan ciuman terhangat dikeningku.
Aku terkejut ketika ia melakukan itu padaku dan tersenyum sambil berlalu pergi. Seluruh organ tubuhku menjadi lemas. Ketika ciuman itu mendarat dikeningku dan hampir saja membuat aku terkapar tak berdaya. Hati ini bagaikan tersambar petir dan ingin aku memeluk dekap penuh kehangatan yang aku berikan untuknya. Tapi semua itu tak dapat kulakukan karena dunia kami sangatlah jauh berbeda. Tergugah hati ini yang hampir rusak. Aku bangkit dan pergi merebahkan tubuh menuju tempat dimana aku bermalas-malasan. Jiwaku yang kosong tak lagi sendiri meskipun aku ditemani oleh seorang anak yang berbeda dari anak-anak umum lain. Dengan kehadirannya mengisi hari-hariku membuat hidupku menjadi lebih berarti dan penuh warna.
***

Tuesday, February 18, 2020

HURUF TIMBUL


Hy sist... Kami perusahaan advertising di jakarta-barat yg spesialisasi di pembuatan huruf timbul untuk logo toko dan neonsign untuk dekorasi juga spot foto2. Banyak dari salon kecantikan, bridal, mall dan cafe2 memakai jasa kami.

Jika berminat, dapat menghubungi kami di 081310463820 (Ade Dame) 

Terima kasih...

Lanjutan_Novel Ain & Ney_ Kisah Cinta Yang Terlarang



Apakah aku salah atau mungkin akulah yang bersalah telah mencintai seorang ibu yang memiliki Anak Ambar. Tapi kenapa  terjadi pada diriku untuk melalui semua warna-warna pucat yang menghiasi perjalanan hidupku. Dan kenapa Tuhan memilihku menjadi jembatan untuk melewati semua masalah ini. Malam semakin larut, kini aku hanya dapat memandangi wajah mungil yang sedang beregembira. Sementara dirinya masih tersenyum ria bermain dengan mainan yang aku miliki. Senyum yang menghiasi wajah polos itu tak ingin aku hiasi dengan kesedihan yang membawa luka lama.
Masih teringat dalam ingatan otak cerdasku. Baru pertama kali aku melihat Keyza dengan mata yang berbinar-binar. Pada malam itu hujan turun sangat deras sekali. Aku dan Keyza berada di dalam kamar yang menghangatkan kami melewati malam sambil menonton acara televisi. Aku dan Keyza menonton film yang diputar  disalah satu channel televisi. Entah, apa judulnya. Mungkin aku amnesia sehinga aku melupakan judul film yang diputar tersebut. Hanya yang teringat olehku, sebuah cerita tentang seorang ibu penjual donat. Demi dapat menafkahi anaknya dan ibu tersebut meninggal dibunuh oleh para perampok yang mengambil uang hasil jualan. Keempat anaknya tidak mengetahui bahwa ibu itu telah meninggal. Tiap malam ibu penjual donat itu membuat adonan yang akan dijual besok pagi. Sambil mengaduk tepung, ia meneteskan air mata darah dan bercampur dalam adonan donat yang sedang ia kerjakan. Tanpa sepengetahuan anaknya bahwa hantu ibu itulah yang membuat adonan. Film yang menggambarkan cerita seorang ibu hidup dan mati memperjuangkan anaknya. Namun aku tidak menyangka, malam itu akan menjadi malam yang berakhir kaku antara aku dan Keyza. Tiba-tiba ia menangis  melihat perjuangan seorang ibu, meskipun ibu tersebut telah meninggal dunia.
Kamu kenapa? Aku yang bodoh ini menyadari perubahan sikapnya. Dadu scrabel yang ada di lantai kamar berputar dan membuat sebuah barisan kata, sehingga menghapus konsentrasiku pada film yang sedang kami tonton. Aku membaca barisan katal tersebut.
Aku inginkan mama. Kepalanya tertunduk sedih.
Kemana mamamu? Tanyaku yang bodoh ini yang tidak mengetahui apa yang telah terjadi pada dirinya. Sehingga ia kini tinggal bersamaku dalam satu atap. Keyza masih tetap menunduk sedih mendengar pertanyaanku terhadapnya. Seketika itu juga aku si bodoh ini menyadari bahwa telah melakukan kesalahan. Aku lupa ataukah mungkin saja amnesiaku kambuh bahwa mamanya telah membuang dirinya, sehingga ia mengalami takdir yang ia jalani saat ini. Keyza berlalu pergi meninggalkan aku sendiri dalam kebingungan dan mulai menyalahkan diri sendiri karena sesuatu hal yang telah menimpa pada dirinya. Jauh dilubuk hati, aku bisa melihatnya sebagai anak yang baik dan punya hati mau menolong orang lain. Terkadang aku membayangkan, ketika tiba-tiba saja sikapnya berubah. Dia selalu memerintah semua orang dengan seenaknya, tak peduli itu hantu maupun manusia sepertiku. Dan yang lebih gilanya lagi, tak ada satupun yang berani menolak keinginannya, termasuk aku. Seperti ada sebuah kekuatan yang menaungi Keyza, kekuatan yang membuat semua bertekuk lutut dengan mudah dihadapannya. Aku. Ya, aku salah satu kebodohan yang aku miliki sangat terlalu memanjakan, hingga akupun tak dapat menolak apa yang ia minta. Tapi, dari sekian anak-anak yang pernah dekat denganku, Keyza memang jauh berbeda, sikap keras kepalanya mengalahkan siapapun yang ada di sekelilingnya. Jika tidak ada yang mengubris, dia akan bertindak sesuka hati, jahil atau malah cenderung menjadi jahat.

Wednesday, February 12, 2020

Daradiora EMIRATE


Temukan Cantikmu lewat Warnamu

Buat para Hijaber...sok monggo di Order.
Daradiora Emirate punya 10 Warna Favorit mu, loh...

Jika ada yang berminat monggo bisa langsung pesan ke No ini yah...

WA : 0822 5199 9009

Maafkan aku


Tak bisa ku lupa...
Saat saat indah bersamamu
Semua cerita...
mungkin kini hanya tinggal Kenangan

Ku harus pergi
Meninggalkanmu didalam sepiku
Bukan inginku
Tuk menyakiti perasaanmu

Maafkan aku...

Monday, February 10, 2020

Lanjutan Novel Ain & Ney_Kisah Cinta Yang Terlarang



Sehingga mereka juga memahami bahwa HVS adalah salah satu ukuran kertas sebagaimana A3, A4, F4 dst. Hal ini aku kira wajar karena standar ukuran kertas biasanya jarang sekali diketahui umum kecuali oleh orang yang aktifitasnya di dunia percetakan. Padahal yang benar adalah HVS merupakan salah satu jenis kertas yang tergolong Uncoated, bukan sebuah ukuran kertas. Karenanya kertas HVS sering digunakan untuk isi buku tulis, buku teks, kop surat dan produk cetakan lainnya.
Terlihat gambar diriku  menjadi sebuah lempengan plat, yang siap di pasangkan dalam slinder plat di mesin dan tergiling oleh waktu. Lempengan plat itu telah terkunci. Perlahan-lahan mesin itu di jalankan. Dan terjadilah proses cetak. Tinta bersinggungan dengan slinder plat yang terpasang, plat cetak mentransfer menuju slinder blanket, yang membawa tinta tersebut bersinggungan dengan kertas. Sehingga terjadilah pemindahan gambar design yang ada di plat cetak ke bahan kertas tersebut dengan tinta, dan kertaspun satu persatu berisi gambar design yang sudah jadi.  Mungkin saja Tuhan mendesign hidupku seperti kertas HVS yang terbuat dari pulp dan tidak mengandung lignin. Anak perempuan kecil yang ada dihadapanku sekarang, perlahan-lahan ia memunculkan gambar dalam diriku seperti resolusi pixel yang ada pada gambar. 300ppi atau mungkin saja 150ppi untuk menghasilkan gambar yang tampak jelas.

Melalui anak perempuan kecil ini Tuhan  sedang memperhitungkan berapa jumlah resolusi pixel yang aku butuhkan dalam hidupku, untuk menghasilkan gambar diriku menjadi sempurna. Dengan sebuah kaca pembesar khusus (luv), Tuhan memperhatikan tiap dot-dot pixel yang ada. Semoga saja Tuhan memberikan aku jenis  Tinta Printer Pigment/Durabrite yang merupakan jenis tinta printer dan mempunyai kualitas cetak lebih tajam, pekat dan juga tahan air.  Tinta printer jenis Pigment ini memiliki kualitas hasil cetak yang lebih baik, tahan lama disemua jenis kertas seperti kertas HVS, Inkjet Paper maupun photo paper. Kekurangan Tinta Pigment ini jika Printer tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu, maka Printhead Cartridge akan tersumbat oleh bahan perwarna tinta yang mengendap dan mengering pada nozzle head. Apakah Tuhan akan mencetak hidupku di atas kertas HVS berukuran poster iklan dan memakai tinta Durabrite untuk memunculkan gambar hidupku. 

https://novelceritafiksi.blogspot.com/2020/01/novel-ain-neykisah-cinta-yang-terlarang.html?m=1

Sunday, February 9, 2020

Sahabat


Seorang Sahabat menaruh Kasih disetiap waktu, dan menjadi Saudara dalam kesukaran.